|
Undip Pangkas Jumlah Mahasiswa Baru Jalur SPMB |
Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memangkas jumlah mahasiswa baru program sarjana reguler yang diterima melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) pada tahun 2007/2008. Rektor Undip, Prof. Dr. dr. Susilo Wibowo, Sp. And., di Semarang, Rabu malam, menjelaskan, semula Undip menerima mahasiswa baru dari jalur SPMB sebanyak 3.500 orang atau 70 persen dari sekitar 5.000 mahasiswa baru dari jalur reguler, namun nanti dipangkas menjadi 50 persen atau tinggal sekitar 2.500 orang. Pemangkasan ini menurut Susilo, dilandasi kenyataan bahwa sebagian besar perguruan tinggi (PT) terkemuka, seperti UGM dan IPB juga melakukan ujian masuk sendiri sebelum SPMB diselenggarakan, dengan tujuan memperoleh bibit terbaik lapis kedua setelah siswa kelas tiga SMA terbaik (top ranking) disedot PT luar negeri. "Kalau Undip hanya mengandalkan jalur SPMB, maka hanya mendapat siswa dengan `grade` (lapisan) ketiga. Kalau masukannya sampah, maka yang keluar juga sampah," kata Susilo. Penyelenggaraan ujian masuk yang diadakan sendiri Undip disebut Ujian Masuk Mandiri (UMM). |
|
Read more...
|
|
|
Undip Fasilitasi Ilmuwannya dengan Kantor Transfer Teknologi dan Lisensi |
Slogan sebagai universitas riset nampaknya benar-benar dihayati oleh Undip. Saat ini kampus ini tengah menghidupkan lembaga yang dinamakan Kantor Transfer Teknologi dan Lisensi (KTTL). Kantor pertama di Indonesia ini, akan memfasilitasi para ilmuwan Undip untuk mengembangkan karyanya hingga mendapatkan lisensi.
Kantor inilah yang nantinya akan menjembatani para ilmuwan dengan pengusaha dan masyarakat. Terutama untuk membantu karya-karya mereka agar bisa dikomersialisasikan.
"Para ilmuwan inikan tidak punya banyak waktu, mereka juga punya keterbatasan untuk mengurus sendiri invensi-invensinya, karena itu akan difasilitasi. Sepertinya belum ada universitas lain yang memiliki lembaga semacam ini, " ujar Dr Muhammad Nur DEA, Pembantu Rektor IV Undip, yang membawahi lembaga ini. |
|
Read more...
|
|
|
Peringatan TAHUN EMAS Universitas Diponegoro |
Acara ini akan dihadiri oleh Menristek, Menteri Lingkungan Hidup, dan rencananya Mentri PU. Acara pembukaan ini diawali dengan memotong tali balon udara masing-masing 50 balon untuk 11 fakultas, lembaga penelitian, lembaga pengabdian kepada masyarakat, dan lembaga pengembangan pendidikan serta Pasca Sarjana. Pembukaan TAHUN emas ini berbarengan dengan " SEMINAR BAJA BERWAWASAN LINGKUNGAN". TAHUN emas ini sudah dimulai sejak awal tahun dengan berbagai persiapan. Penetapan tema, logo dan penetapan rangkaian kegiatan. TAHUN EMAS berusaha melihat kebelakang sumbangsih dan perjuangan semua pihak untuk membesarkan UNDIP, mengevalusi kinerja masa kini dan mematok mimpi masa depan. TAHUN EMAS ini diharapkan dapat mensinerjikan semua langkah, sivitas akademika, alumni, dan stakeholders lainnya termasuk kerjasama internasional. Dengan segala kerendahan hati kami, kami MOHON DOA RESTU PARA ALUMNI, semoga mandat yang diberikan kepada panitia DIES ke-50 (TAHUN EMAS) UNDIP dapat dilaksanakan dengan baik. Muhammad Nur Sekretaris TAHUN EMAS UNDIP |
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
| Results 1 - 7 of 24 |